Pages

Showing posts with label penyakit pleura. Show all posts
Showing posts with label penyakit pleura. Show all posts

Askep Efusi Pleura

A. Pengkajian
1. Anamnesis:
Pada umumnya tidak ada gejala. Makin banyak cairan yang tertimbun makin cepat dan jelas timbulnya keluhan karena menyebabkan sesak, disertai demam sub febril pada kondisi tuberkulosis.

2. Kebutuhan istrahat dan aktifitas
  • Klien mengeluh lemah, napas pendek dengan usaha sekuat-kuatnya, kesulitan tidur, demam pada sore atau malam hari disertai keringat banyak.
  • Ditemukan adanya tachicardia, tachypnea/dyspnea dengan usaha bernapas sekuat-kuatnya, perubahan kesadaran (pada tahap lanjut), kelemahan otot, nyeri dan stiffness (kekakuan).

PENYAKIT PLEURA

Dalam artikel tentang Penyakit Pleura ini akan dibicarakan pula mengenai pneumotoraks, walaupun pada fistula bronkopleura yang terkena adalah hanya pada pleura viseralis. Pneumotoraks semakin memegang peranan penting oleh karena semakin tingginya angka kecelakaan lalu lintas, dimana trauma toraks dapat menyebabkan terjadinya pneumotoraks. Disamping itu banyak pula terdapat pneumotoraks primer yang penyebabnya tidak diketahui.

Terdapatnya efusi pleura bukan merupakan suatu penyakit yang jarang dalam ilmu paru. Sekalipun efusi pleura dapat ditimbulkan oleh berbagai sebab, antara lain dekompensasi kordis, sindroma nefrotik, sirosis hepatic, sindroma Meigs, dan berbagai penyakit lainnya, akan tetapi penyebab yang paling sering dari penyakit ini adalah tuberculosis paru. Terapinya adalah dengan mengurangi jumlah cairan pleura yang terjadi yang mana merupakan penyebab dari proses penyakit tersebut.