PENDAHULUAN
Kemajuan iptek kedokteran bartumpu pada riset yang dilakukan,termasuk riset biomedik yang di lakukan pada manusia sebagai subjek. Riset biomedik yang melibatkan manusia sebagai subjek penilitian (riset biomedik pada manusia) tidak dapat di hindarkan, walaupun telah di lakukaan uji coba pada hewan, karna adanya perbedaan spesies antara ke duanya. Jadi walaupun hasil ujicoba pada hewan ternyata efektif dan aman, belum tentu hasilnya sesuai dengan manusia sebagai subjek. Uji coba pada manusia sebagai final test site harus di lakukan juga dan ini memerlukan persyaratan dan pengawasan yang ketat termasuk dari segi etik oleh peneliti-peneliati yang kompeten, jujur,objektif dan terbuka,