Pages

Showing posts with label pneumotoraks. Show all posts
Showing posts with label pneumotoraks. Show all posts

PENYAKIT PLEURA

Dalam artikel tentang Penyakit Pleura ini akan dibicarakan pula mengenai pneumotoraks, walaupun pada fistula bronkopleura yang terkena adalah hanya pada pleura viseralis. Pneumotoraks semakin memegang peranan penting oleh karena semakin tingginya angka kecelakaan lalu lintas, dimana trauma toraks dapat menyebabkan terjadinya pneumotoraks. Disamping itu banyak pula terdapat pneumotoraks primer yang penyebabnya tidak diketahui.

Terdapatnya efusi pleura bukan merupakan suatu penyakit yang jarang dalam ilmu paru. Sekalipun efusi pleura dapat ditimbulkan oleh berbagai sebab, antara lain dekompensasi kordis, sindroma nefrotik, sirosis hepatic, sindroma Meigs, dan berbagai penyakit lainnya, akan tetapi penyebab yang paling sering dari penyakit ini adalah tuberculosis paru. Terapinya adalah dengan mengurangi jumlah cairan pleura yang terjadi yang mana merupakan penyebab dari proses penyakit tersebut.

Penyakit Pneumotoraks ( Angin Duduk )

Penyakit Pneumotoraks atau disebut juga penyakit angin duduk ini ditandai penimbunan udara di dalam rongga dada dan pleura di sekeliling paru-paru yang menyebabkan paru-paru kolaps. “Pleura adalah rongga yang terletak di antara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada.” kata dr. Pad Dilangga, Sp.P.
Terdapatnya udara di dalam rongga pleura disebabkan oleh 4 hal, yakni :
  • Melalui jalan napas udara sampai ke alveoli yang berbatasan dengan pleura dan terperangkap pada saat ekspirasi.
  • Udara dapat pula masuk melalui struktur mediastinum, misalnya pada rupture esophagus oleh karena trauma.
  • Udara dapat pula masuk melalui dinding toraks yang terbuka, misalnya melalui rupture diafragma atau tusukan pada dada oleh karena trauma.
  • Mikroorganisme yang menghasilkan gas.