Pages

Penyakit Pneumotoraks ( Angin Duduk )

Penyakit Pneumotoraks atau disebut juga penyakit angin duduk ini ditandai penimbunan udara di dalam rongga dada dan pleura di sekeliling paru-paru yang menyebabkan paru-paru kolaps. “Pleura adalah rongga yang terletak di antara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada.” kata dr. Pad Dilangga, Sp.P.
Terdapatnya udara di dalam rongga pleura disebabkan oleh 4 hal, yakni :
  • Melalui jalan napas udara sampai ke alveoli yang berbatasan dengan pleura dan terperangkap pada saat ekspirasi.
  • Udara dapat pula masuk melalui struktur mediastinum, misalnya pada rupture esophagus oleh karena trauma.
  • Udara dapat pula masuk melalui dinding toraks yang terbuka, misalnya melalui rupture diafragma atau tusukan pada dada oleh karena trauma.
  • Mikroorganisme yang menghasilkan gas.

Gambaran Kejadian Diare Pada Balita

Hippocrates mendefinisikan diare sebagai pengeluaran tinja yang tidak normal dan cair. Dibagian ilmu kesehatan anak FKUI / RSCM diare diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya. (Ilmu Kesehatan Anak, 2005).

Penyakit diare kini masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan angka kesakitan berkisar diantara 150-430 per seribu penduduk setahnnya. Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan, angka kematian dirumah sakit dapat ditekan menjadi kurang dari 3%.
Diare merupakan buang air besar (defeksi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 ml per jam tinja) dengan tinja yang berbentuk cairan setengah cair (setengah padat) dapat pula disertai frekuensi defeksi yang lebih meningkat (Kapita Selekta Kedokteran, 2001).

Asuhan Keperawatan ( Asekep ) Depresi

Depresi merupakan gangguan alam perasaan yang berat dan dimanifestasikan dengan gangguan fungsi sosial dan fungsi fisik yang hebat, lama dan menetap pada individu yang bersangkutan. Depresi adalah suatu jenis alam perasaan atau emosi yang disertai komponen psikologik : rasa susah, murung, sedih, putus asa -dan tidak bahagia, serta komponen somatik: anoreksia, konstipasi, kulit lembab (rasa dingin), tekanan darah dan denyut nadi sedikit menurun.

Depresi disebabkan oleh banyak faktor antara lain : faktor heriditer dan genetik, faktor konstitusi, faktor kepribadian pramorbid, faktor fisik, faktor psikobiologi, faktor neurologik, faktor biokimia dalam tubuh, faktor keseimbangan elektrolit dan sebagai­nya.

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Pada An. M dengan Gastro Enteritis Akut

Dalam menerapkan proses keperawatan metode penulisan yang dipakai adalah metode diskriptif yaitu metode yang menggambarkan suatu keadaan atau kondisi yang nyata dengan didasarkan atas suatu teori yang dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Pada Tn. I dengan Fraktur Radialis Sinistra

fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang atau tulang rawan yang umumnya disebabkan oleh rudapaksa. Trauma yang menyebabkan fraktur dapat berupa trauma langsung maupun tidak langsung. Akibat trauma langsung pada tulang bergantung pada jenis trauma, kekuatan dan arahnya. (R.Sjamsutidajat & Wim de jong. 2004. Hal: 840). Salah satu lokasi fraktur adalah pada tulang radialis sinistra.

Sistem muskuloskeletal meliputi tulang, persendian, otot, tendon, dan bursa. Masalah yang berhubungan dengan struktur ini sangat sering terjadi dan mengenai semua kelompok usia. Masalah sistem muskuloskeletal biasanya tidka mengancam jiwa, namun mempunyai dampak yang bermakna terhadap aktifitas dan produktivitas penderita. Masalah tersebut dapat dijumpai di segala bidang praktek keperawatan, sera dalam pengalaman hidup sehari-hari. (Suzanne & Smeltzer. 2001. hal: 2264).

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Pada Klien Dengan Fraktur Cruris

I. PENGERTIAN
Fraktur cruris adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya, terjadi pada tulang tibia dan fibula. Fraktur terjadi jika tulang dikarenakan stress yang lebih besar dari yang dapat diabsorbsinya. (Brunner & Suddart, 2000)

II. JENIS FRAKTUR
  1. Fraktur komplet : patah pada seluruh garis tengah tulang dan biasanya mengalami pergeseran.
  2. Fraktur tidak komplet: patah hanya pada sebagian dari garis tengah tulang
  3. Fraktur tertutup: fraktur tapi tidak menyebabkan robeknya kulit
  4. Fraktur terbuka: fraktur dengan luka pada kulit atau membran mukosa sampai ke patahan tulang.
  5. Greenstick: fraktur dimana salah satu sisi tulang patah,sedang sisi lainnya membengkak.
  6. Transversal: fraktur sepanjang garis tengah tulang
  7. Kominutif: fraktur dengan tulang pecah menjadi beberapa frakmen
  8. Depresi: fraktur dengan fragmen patahan terdorong ke dalam
  9. Kompresi: Fraktur dimana tulang mengalami kompresi (terjadi pada tulang belakang)
  10. Patologik: fraktur yang terjadi pada daerah tulang oleh ligamen atau tendo pada daerah perlekatannnya.

12 Pesan Dasar Gizi Seimbang

1. Pilihlah makanan berkadar lemak sedang dan rendah lemak jenuh
Lemak dan minyak yang terdapat di dalam makanan berguna untuk meningkatkan jumlah energi, membantu penyerapan vitamin-vitamin A, D, E, dan K, serta menambah lezatnya hidangan. Ditinjau dari kemudahan proses pencernaan, lemak terbagi 3 golongan. Yaitu lemak yang mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang paling mudah dicerna, lemak yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang mudah dicerna, dan lemak yang mengandung asam lemak jenuh yang sulit dicerna

Mengenal Penyakit Tuberkulos

1. Definisi
a. Tuberkolusis
Tuberkolusis paru adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mikrobacterium tuberkolusis yang merupakan salah satu penyakit saluran pernafasan bagian bawah yang sebagian besar basil tuberkolusis masuk ke dalam jaringan paru melalui airbone infection dan selanjutnya mengalami proses yang dikenal sebagai focus primer dari ghon ( Hood Alsagaff, th 1995. hal 73)

b. Batuk Darah(Hemoptisis)
Batuk darah (hemoptisis)adalah darah atau dahak berdarah yang dibatukkan berasal dari saluran pernafasan bagian bawah yaitu mulai dari glottis kearah distal, batuk darah akan berhenti sendiri jika asal robekan pembuluh darah tidak luas , sehingga penutupan luka dengan cepat terjadi . (Hood Alsagaff, 1995, hal 301)2. Faktor- factor yang mempengaruhi timbulnya masalah.

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Glukoma

A. DEFINISI
Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata, penggaungan papil saraf optik dengan defek lapang pandangan mata.(Sidarta Ilyas,2000). Glaukoma adalah sekelompok kelainan mata yang ditandai dengan peningkatan tekanan intraokuler.( Long Barbara, 1996)

B. ETIOLOGI
Penyakit yang ditandai dengan peninggian tekanan intraokuler ini disebabkan oleh :
  • Bertambahnya produksi cairan mata oleh badan ciliary
  • Berkurangnya pengeluaran cairan mata di daerah sudut bilik mata atau di celah pupil

Penyuluhan Tentang Alat Kontrasepsi

Gerakan Keluarga Berencana Nasional Indonesia telah berumur sangat lama yaitu pada tahun 70-an dan masyarakat dunia menganggap berhasil menurunkan angka kelahiran yang bermakna. Dan yang pertama kali menandatangani pernyataan tentang kependudukan dunia adalah Presiden Soeharto.

Keluarga berencana merupakan suatu program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk. Program keluarga berencana oleh pemerintah adalah agar keluarga sebagai unit terkecil kehidupan bangsa diharapkan menerima Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada catur ularga atau pertumbuhan seimbang.

Mengenal Penyakit Pneumionia

Pengertian
Pneumonia adalah penyakit inflamasi pada paru yang dicirikan dengan adanya konsolidasi akibat eksudat yang masuk dalam area alveoli. (Axton & Fugate, 1993)
Penyebab
  • Virus Influensa
  • Virus Synsitical respiratorik
  • Adenovirus
  • Rhinovirus
  • Rubeola
  • Varisella
  • Micoplasma (pada anak yang relatif besar)
  • Pneumococcus
  • Streptococcus
  • Staphilococcus

Penyakit Stroke Haemoragic

A. Pengertian
Stroke secara umum merupakan defisit neurologis yang mempunyai serangan mendadak dan berlangsung 24 jam sebagai akibat dari terganggunya pembuluh darah otak (hudak dan Gallo, 1997)
Stroke digunakan untuk menamakan sindrome hemiparese atau hemiparalisis akibat lesi vascular, yang secara tiba tiba daerah otak tidak menerima darah karena arteri yang memperdarahi daerah tersebut tersumbat, putus atau pecah.

B. STROKE HAEMORAGIK
Adalah bagian dari klasifikasi stroke, dimana perdarahan intra cerebral dan mungkin perdarahan sub arachnoid yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah otak pada daerah tertentu. Kejadian biasanya saat melakukan aktifitas, namun dapat juga saat istirahat dan kesadaran pasien umunya menurun.

CRF ( Gagal Ginjal Kronik )

A. Pengkajian
Dasar Data Pengkajian Pasien
- Aktifitas
Gejala :
  • Kelelahan ekstrem,
  • Kalemahan,
  • Malaise
  • Gangguan tidur (insomnia / gelisah atau somnolen)
Tanda :
  • Kelemahan otot
  • Kehilangan tonus
  • Penurunan rentang gerak.

Acquired Immune Deficiency Sindrome ( AIDS )

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Sindrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh oleh vurus yang disebut HIV. Dalam bahasa Indonesia dapat dialih katakana sebagai Sindrome Cacat Kekebalan Tubuh Dapatan.

Acquired : Didapat, Bukan penyakit keturunan
Immune : Sistem kekebalan tubuh
Deficiency : Kekurangan
Syndrome : Kumpulan gejala-gejala penyakit

Kerusakan progrwsif pada system kekebalan tubuh menyebabkan ODHA ( orang dengan HIV /AIDS ) amat rentan dan mudah terjangkit bermacam-macam penyakit. Serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun lama-kelamaan akan menyebabkan pasien sakit parah bahkan meninggal. AIDS adalah sekumpulan gejala yang menunjukkan kelemahan atau kerusakan daya tahan tubuh yang diakibatkan oleh factor luar ( bukan dibawa sejak lahir ).

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Bronkitis Pada Anak

1. Pengertian
Secara harfiah bronkitis adalah suatu penyakit yang ditanda oleh inflamasi bronkus. Secara klinis pada ahli mengartikan bronkitis sebagai suatu penyakit atau gangguan respiratorik dengan batuk merupakan gejala yang utama dan dominan. Ini berarti bahwa bronkitis bukan penyakit yang berdiri sendiri melainkan bagian dari penyakit lain tetapi bronkitis ikut memegang peran.( Ngastiyah, 1997 )

Bronkitis berarti infeksi bronkus. Bronkitis dapat dikatakan penyakit tersendiri, tetapi biasanya merupakan lanjutan dari infeksi saluran peranpasan atas atau bersamaan dengan penyakit saluran pernapasan atas lain seperti Sinobronkitis, Laringotrakeobronkitis, Bronkitis pada asma dan sebagainya (Gunadi Santoso, 1994)
Sebagai penyakit tersendiri, bronkitis merupakan topik yang masih diliputi kontroversi dan ketidakjelasan di antara ahli klinik dan peneliti. Bronkitis merupakan diagnosa yang sering ditegakkan pada anak baik di Indonesia maupun di luar negeri, walaupun dengan patokan diagnosis yang tidak selalu sama.(Taussig, 1982; Rahayu, 1984)

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Asma Bronkhial

A. Pengertian
Asma bronkhial adalah penyakit jalan nafas obstruktif intermitten, reversible dimana trakeobronkial berespon secara hiperaktif terhadap stimuli tertentu. Asma bronkhial adalah suatu penyakit dengan ciri meningkatnya respon trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan derajatnya dapat berubah-ubah baik secara spontan maupun hasil dari pengobatan.

B. Klasifikasi
Berdasarkan penyebabnya, asma bronkhial dapat diklasifikasikan menjadi 3 tipe, yaitu :

1. Ekstrinsik (alergik)
Ditandai dengan reaksi alergik yang disebabkan oleh faktor-faktor pencetus yang spesifik, seperti : debu, serbuk bunga, bulu binatang, obat-obatan (antibiotic dan aspirin) dan spora jamur. Asma ekstrinsik sering dihubungkan dengan adanya suatu predisposisi genetik terhadap alergi. Oleh karena itu jika ada faktor-faktor pencetus spesifik seperti yang disebutkan di atas, maka akan terjadi serangan asma ekstrinsik.

Pemberian Tablet Zat Besi dan Anemia Pada Ibu Hamil

BAB I
PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Masalah-masalah kesehatan yang di hadapi bangsa Indonesia sekarang ini adalah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, masalah gizi dan pangan merupakan masalah yang mendasarkan karma secara langsung menentukan kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan derajat kesehatan. Masalah gizi di Indonesia yang belum teratasi, salah satunya adalah anemia. Anemia masih merupakan masalah pada wanita Indonesia sebagai akibat kekurangan zat besi (Tarwoto 2007).

Departemen Kesehatan menetapkan visi Indonesia sehat tahun 2010, melalui Keputusa Menkes RI Nomor 574 / Memkes / SK / IV / 2000, visi ini menggambarkan bahwa pada tahun 2010, bangsa Indonesia hidup dalam lingkungan sehat, berprilaku hidup bersih dan sehat serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang setinggi-tingginya. Untuk mencapai harapan tersebut ini Departemen Kesehatan ini menuangkan visi barunya yaitu masyarakat mandiri untuk hidip sehat “dengan misi” Membuat Masyarakat Sehat artinya dengan visi baru tersebut setiap usaha-usaha kesehatan di arahkan untuk menjamin masyarakat yang sehat dan produktif.

Gagal Ginjal Kronik

DEFINISI
Gagal ginjal kronis merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga terjadi uremia. (Smeltzer & Bare, 2001). Gagal ginjal kronis adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat menahun, berlangsung progresif dan cukup lanjut, hal ini terjadi bila laju filtrasi glomerular kurang dari 50 mL/min. (Suyono, et al, 2001)

ETIOLOGI
Penyebab dari gagal ginjal kronis antara lain : 1. Infeksi saluran kemih (pielonefritis kronis) 2. Penyakit peradangan (glomerulonefritis) 3. Penyakit vaskuler hipertensif (nefrosklerosis, stenosis arteri renalis) 4. Gangguan jaringan penyambung (SLE, poliarteritis nodusa, sklerosis sitemik) 5. Penyakit kongenital dan herediter (penyakit ginjal polikistik, asidosis tubulus ginjal) 6. Penyakit metabolik (DM, gout, hiperparatiroidisme) 7. Nefropati toksik 8. Nefropati obstruktif (batu saluran kemih) (Price & Wilson, 1994)

Artikel Kesehatan Lingkungan

LATAR BELAKANG
Hakekatnya keadaan lingkungan yg optimum berpengaruh pada status kesehatan. Lingkungan salah satu faktor status kesehatan. Masalah yg utama di negara berkembang. Masalah yang akan terus berkembang disetiap negara Usaha untuk memperbaiki masyarakat.
Aspek Kesehatan Lingkungan
  • Perumahan
  • Pembuangan kotoran
  • Penyediaan air bersih
  • Pembuangan sampah
  • Pembuangan air limbah
Perumahan atau pemukiman. Syarat pokok pusat kehidupan keluarga, bentuk dan macam mempengaruhi status kesehatan.

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Pada Anak Dengan Hidrosefalus

Hidrosefalus adalah kelainan patologis otak yang mengakibatkan bertambahnya cairan serebrospinal dengan atau pernah dengan tekanan intrakranial yang meninggi, sehingga terdapat pelebaran ventrikel. Pelebaran ventrikuler ini akibat ketidakseimbangan antara produksi dan absorbsi cairan serebrospinal.

ETIOLOGI
Hidrosefalus terjadi bila terdapat penyumbatan aliran CSS pada salah satu tempat antara tempat pembentukan CSS dalam sistem ventrikel dan tempat absorpsi dalam ruang subaraknoid. Akibat penyumbatan terjadi dilatasi ruangan CSS di atasnya.

Asuhan Keperawatan ( Askep ) Dengan Ansietas

Anxietas merupakan repon subjektif terhadap stress. Stress adalah stimulus atau situasi yang menimbulkan distress secara fisik dan psikis pada seseorang.
Respon tubuh terhadap stressor:
  • Reaksi alam
  • Tahap resistensi
  • Tahap kelelahan
Penyebab distress :
  • Transisi yang bersifat positif dan negatif
  • Gangguan fungsional tubuh individu
  • Statistikal manual disorder terhadap 4 aksis pada diagnosis gangguan jiwa
Respon ansietas tidak terlepas oleh faktor berikut ini:
  1. Usia,maturitas perkembangan atau keduanya
  2. Status kesehatan jiwa dan fisik
  3. Predisposisi genetik
  4. Nilai nilai budaya yang dirasakan
  5. Dukungan sosial dan lingkungan
  6. Respon koping yang dipelajari

Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil

INSPEKSI
HEAD TO TOE
Meliputi :
  • Tinggi badan
  • Berat Badan
  • Cara berjalan
  • Postur tubuh
  • Bentuk punggung
  • Kondisi rambut
  • Mata
  • Mulut
  • Wajah
  • Dada
  • Abdomen
  • Kondisi kulit

Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Motorik Anak

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Stimulasi adalah upaya orang tua atau keluarga untuk mengajak anak bermain dalam suasana penuh gembira dan kasih sayang. Aktivitas bermain dan suasana cinta ini penting guna merangsang seluruh sistem indera, melatih kemampuan motorik halus dan kasar, kemampuan berkomunikasi serta perasaan dan pikiran si anak.

Seperti dijelaskan pakar dan konsultan tumbuh kembang anak, Dr Soedjatmiko SpA(K),2008. rangsangan atau stimulasi sejak dini adalah salah satu faktor eksternal yang sangat penting dalam menentukan kecerdasan anak. Selain stimulasi, ada faktor eksternal lain yang ikut mempengaruhi kecerdasan seorang anak yakni kualitas asupan gizi, pola pengasuhan yang tepat dan kasih sayang terhadap anak.
Kebutuhan stimulasi atau upaya merangsang anak untuk memperkenalkan suatu pengetahuan ataupun keterampilan baru ternyata sangat penting dalam peningkatan kecerdasan anak. Stimulasi pada anak dapat dimulai sejak calon bayi berwujud janin, sebab janin bukan merupakan makhluk yang pasif. Di dalam kandungan, janin sudah dapat bernapas, menendang, menggeliat, bergerak, menelan, mengisap jempol, dan lainnya. Sedangkan stimulasi utama diberikan khusus untuk anakusia 0 - 7 tahun (Siswono, 2004).

Keperawatan Perioperatif

PERIOPERATIF
Ialah Suatu istilah gabungan yang mencakup tiga fase pengalaman pembedahan: praoperatif intraoperatif, dan pascaoperatif.

KEPERAWATAN PERIOPERATIF:
Istilah yang digunakan untuk menggambarkan fungsi keperawatan yang berkaitan dengan pengalaman pembedahan pasien.

FASE PRAOPERATIF
Dimulai ketika keputusan untuk intervensi bedah dibuat dan berakhir ketika pasien dikirim ke meja operasi.
Lingkup aktifitas keperawatan: penetapan pengkajian dasar pasien di tatanan klinik atau di rumah, menjalani wawancara praoperatif, dan menyiapkan pasien untuk anestesi pada pembedahan.

Asuhan Keperawatan (Askep) Medikal Bedah

Merupakan penyimpangan/ tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia (bio-psiko-sosial-spiritual), mulai dari tingkat individu sampai pada tingkat masyarakat yang juga tercermin pada tingkat sistem organ fungsional sampai subseluler.

Penuaan Pada Sistem Pulmonal

Walaupun sistem pulmonal setiap harinya diserang dengan berbagai kondisi yang merugikan (misalnya pencemaran, dan merokok), sistem tersebut memiliki kapasitas untuk tetap mempertahankan hidup individu selama kehidupannya.

Halusinasi

Pengertian Halusinasi
Halusinasi merupakan penginderaan tanpa sumber rangsangan eksternal, dimana gangguan persepsi terhadap lima rasa yang berupa adanya stimulus ekstrem. Suatu penerimaan panca indera tanpa adanya rangsanan dari luar.

Klasifikasi halusinasi
Pada klien dengan gangguan jiwa ada beberapa jenis halusinasi dengan karakteristik tertentu diantaranya sebagai berikut:

Prinsip-prinsip Pendidikan Kesehatan

Latar belakang Prinsip-prinsip Pendidikan Kesehatan
Pendidikan kesehatan penting utk menunjang program kesehatan, tapi pd kenyataannya kurang dilibatkan, krn PK itu tidak segera dan jelas memperlihatkan hasil!

PK adalah behavioral investment jangka panjang
Immediate impact dan intermediate impact PK hanya peningkatan pengetahuan.
Tujuan Pendidikan kesehatan adalah mengubah perilaku dari yang merugikan kesehatan atau tidak sesuai dengan norma kesehatan ke arah tingkah laku yang menguntungkan kesehatan atau norma yg sesuai dengan kesehatan.

Endocrine System

Comparison of Nervous and Endocrine Systems
Functions of Endocrine System
  1. Reproduction
  2. Growth and development
  3. Response to stress
  4. Maintenance of fluid (water), electrolyte and nutrient balance
  5. Regulation of cellular metabolism and energy
Organs of the Endocrine System
  1. Pituitary gland
  2. Hypothalamus (neuroendocrine)
  3. Pineal gland
  4. Thyroid gland
  5. Parathyroid gland
  6. Thymus gland
  7. Adrenal gland
  8. Pancreas (also has exocrine function)
  9. Gonads (testes or ovaries - also have exocrine functions)
Topics
  • Hormone
  • Types
  • Modes of Action
  • Target cell activation
  • Control
Specific glands, their hormones, and disorders
  • Pituitary
  • Thyroid
  • Parathyroid
  • Adrenal
  • Pancreas
  • Thymus
  • Gonads (testes and ovaries)

Penyakit Kanker Prostat

Penyakit Kanker Prostat merupakan masalah yang sering dialami kaum laki-laki. Penyebaran sel kanker (metastase), bisa langsung ke organ sekitar prostat seperti tulang panggul dan kandung kencing. Selain itu ,bisa juga melalui pembuluh darah ke organ yang jauh dari prostat seperti otak, hati dan tulang anggota,atau melalui pembuluh limfe ke organ-organ yang jauh dari prostat.

Keracunan Makanan (Clostridium Botulismus)

Keracunan Makanan adalah keracunan yang disebabkan oleh makanan. Keracunan Makanan ini ada yang sifatnya parah ada juga yang biasa saja.

Penyebab Keracunan Makanan, tersebar di seluruh dunia. Ditemukan di tanah dan kadang-kadang di feses hewan. Spora sangat resisten terhadap panas, tahan pada suhu 1000C selama 3-5 jam, tetapi daya tahan ini berkurang pada pH asam Atau konsentrasi garam tinggi

Toxicology


PENGERTIAN RACUN
Toxicology adalah ilmu tentang racun. Racun adalah suatu zat yang bekerja pada tubuh secara chemist dan fisiologi yang dalam doksis toksik selalu menyebabkan gangguan fungsi tubuh, hal mana dapat menyebabkan penyakit dan kematian.

Racun adalah setiap bahan/zat yang dalam jumblah relatif kecil bila masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan reaksi kimia yang akan menyebabkan penyakit dan kematian.

Awal Masa Kanak-kanak

Perkembangan Awal Masa Kanak-kanak
Perkembangan Fisik
Tinggi
  • Pertambahan tinggi rata-rata 2-3 inchi/thn.
Berat
  • Pertambahan berat badan setiap tahunnya rata-rata 3 – 5 pon. Pada usia 6 tahun, berat anak sebaiknya 7 kali berat pada waktu lahir.

Masa Neonatal

Periode Masa Neonatal
2 Minggu pertama penyesuaian diri dengan lingkungan di luar rahim ibu

Pembagian Bayi Masa Neonatal

* Periode Partunate

Mulai saat kelahiran s/d 15 & 30 menit sesudah kelahiran. Periode ini bermula dari keluarnya janin dari rahim ibu dan berakhir setelah tali pusar dipotong dan diikat. Sampai saat ini dilakukan, bayi masih merupakan pascamatur, yaitu lingkungan di luar tubuh ibu.

Periode Pranatal

Periode Pranatal ini sangat penting artinya karena selama dalam kandungan terjadi pembentukan wujud manusia yang akibat-akibatnya terus berpengaruh sepanjang hidup.
  • Pengalihan ciri-ciri genetis dari kedua orangtua. Bila terjadi gangguan dalam proses ini, maka baik ciri-ciri fisik maupun psikologisnya dimasa mendatang juga akan terpengaruh.
  • Pembentukan semua organ tubuh, termasuk yang menentukan jenis kelamin seseorang. Gangguan pada proses ini akan mengakibatkan cacat fisik bawaan.
  • Lingkungan dalam perut, yang banyak dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan fisik ibu ketika mengandung mempunyai dampak-dampak psikologis tertentu. Contoh : Penerimaan atau penolakan anak dalam kandungan akan berpengaruh terhadap kecenderungan-kecenderungan psikologis tertentu pada anak di masa mendatang.

Diabetic Foot ( Kaki Diabetik )

Diabetic Foot ( Kaki Diabetik ) adalah kaki yang terkena diabetes. kaki diabetik mempunyai perawatan tersendiri.
 
PENDAHULUAN
Di negara berkembang prevalensi kaki diabetik didapatkan jauh lebih besar dibandingkan dengan negara maju yaitu 2-4%, prevalensi yang tinggi ini disebabkan kurang pengetahuan penderita akan penyakitnya, kurangnya perhatian dokter terhadap komplikasi ini serta rumitnya cara pemeriksaan yang ada saat ini untuk mendeteksi kelainan tersebut secara dini.